Requirement Analysis: Sistem Informasi Rute Angkutan Kota (Angkot)

Angkutan kota atau biasa disingkat Angkot atau Angkota adalah sebuah transportasi umum dengan rute yang sudah ditentukan. Tidak seperti bus yang mempunyai halte sebagai tempat perhentian, angkutan kota dapat berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di mana saja. Di era yang sudah serba digital ini, banyak sekali alat-alat transportasi praktis seperti ojek online dan mobil online, namun hal ini tidak begitu saja membuat angkot kehilangan eksistensinya. Masih banyak masyarakat yang lebih memilih angkot sebagai sarana transportasi

Angkot tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di ibukota Jawa Barat. Di Bandung banyak sekali variasi angkot yang beroperasi setiap harinya, hal ini membuat bingung penumpang angkot itu sendiri, apalagi bagi mereka yang baru saja  pindah ke Bandung untuk tujuan pendidikan misalnya. Hal ini bisa menyebabkan masyarakat lebih memilih moda transportasi online yang lebih mudah, cepat, dan langsung sampai ke tempat tujuan. Padahal, banyak sekali artikel di internet yang memberikan informasi rute angkot-angkot di Bandung.  Namun kembali lagi kepada kenyataan, bahwa masyarakat kita lebih suka hal-hal yang praktis dan tidak menyukai hal-hal yang ribet. Maka dari itu, kami ingin menjawab keresahan masyarakat tersebut dengan membuat aplikasi “Sistem Informasi Rute Angkutan Umum (Angkot)” yang bisa diakses menggunakan smartphone sehingga pengguna bisa mengakses aplikasi tersebut kapan saja dan dimana saja dan tentunya bisa membuat angkot mempunyai daya saing yang tinggi dengan moda transportasi online lainya, sehingga penggunaan angkot bisa semakin masif dan membuat penggunaan kendaraan pribadi berkurang yang tentunya bisa mengurangi angka kemacetan dan polusi di jalan.

Dalam menunjang pembuatan aplikasi, diperlukan requirement analysis untuk mengetahui masalah yang terjadi, salah satu metodenya adalah wawancara. Maka dari itu kami melakukan wawancara dengan beberapa narasumber. Dari 5 narasumber yang kami wawancarai, terdapat satu orang yang menyatakan bahwa rutin menggunakan angkot sekali dalam seminggu dan empat orang lainnya menyatakan sangat jarang untuk menggunakan angkot. Dari hasil wawancara yang kami lakukan banyak yang lebih memilih untuk menggunakan transportasi online dibanding angkot karena dianggap lebih efisien dan mudah. Selain itu, dari wawancara ini juga kami dapati bahwa banyak yang tidak mengetahui rute angkot yang ada sehingga tidak tahu harus menggunakan angkot jurusan apa untuk sampai ke tempat yang akan dituju.

Demi memenuhi kebutuhan pengguna, kami pun bertanya perihal hal apa saja sekiranya yang perlu ditampilkan atau yang harus ada pada aplikasi yang akan kami bangun. Hal-hal tersebut yaitu:

  • Fitur login
  • Fitur pengaturan
  • GPS untuk menunjukkan posisi dari pengguna
  • Fitur untuk memasukkan tempat destinasi
  • Nama jurusan angkot yang harus digunakan
  • Warna dan nomor angkot yang harus digunakan
  • Rute dari angkot harus digunakan, serta
  • Kisaran harga yang perlu dibayarkan.

Berikut in hasil wawancara kami:

https://drive.google.com/drive/folders/1sljMVOPY4HEa-5VVPh4XqNLFsilVMX7f?usp=sharing

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *